Biografi
Ibu
Ibu
merupakan sosok yang dibanggakan dan dihormati oleh anak. Tidak terkecuali ibu
dari dua anak ini yang lahir di Magelang pada tanggal 27 Agustus 1973. Beliau
adalah ibu saya yang bernama lengkap Sri Untari. Beliau adalah anak ke tiga
dari tiga bersaudara dengan satu saudara laki-laki dan satu saudara perempuan. Ayah
beliau bernama Suratman, seorang kondektur sebuah bus. Ibu beliau bernama
Budiarti, seorang pengasuh bayi.
Saat
SD, beliau bersekolah di SDN Wates 6 Magelang. Beliau harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk sampai di sekolahnya. Meskipun begitu, beliau
tetap menjalaninya dengan suka hati dan bersemangat untuk menuntut ilmu. Beliau
dari kecil sudah diajarkan untuk mandiri dan bekerja keras, karena sejak kecil
beliau sudah di tinggal oleh kedua orang tuanya untuk merantau. Ayahnya
merantau ke Purworejodan ibunya ke Jakarta, sehingga di Magelang beliau dan dua
saudara lainnya tinggal bersama neneknya. Jika liburan telah tiba beliau
menghabiskan waktu untuk bekerja agar dapat menambah uang saku.
Saat
SMP, beliau bersekolah di SMPN 3 Magelang. Beliau memilih bersekolah di SMPN 3
dikarenakan jaraknya yang tidak terlalu jauh dari rumah dan merupakan sekolah
yang lumayan bagus. Saat SMP beliau termasuk siswa yang pintar. Beliau luus SMP
dengan nilai yang cukup memuaskan.
Setelah
lulus SMP, beliau melanjutkan ke SMK 2 Magelang. Beliau di SMK 2 mengambil jurusan
akuntansi karena beliau sejak SMP pintar dalam berhitung. Karena kehidupan
ekonomi yang bisa dibilang kurang, beliau memutuskan untuk membantu
perekonomian keluarga dengan cara setelah pulang sekolah beliau bekerja sebagai
penjahit. Di sekolah beliau memang tidak aktif dalam berbagai organisasi namun
di lingkungan kampung, beliau aktif dalam organisasi pencinta alam. Beliau bergabung
dalam organisasi pencinta alam dikarenakan hobinya yang suka mendaki gunung. Beliau
lulus SMK pada tahun 1992.
Setelah
lulus SMK pada tahun 1992, beliau kemudian tidak melanjutkan ke jenjang sarjana
dikarenakan tidak adanya biaya. Meskipun beliau tidak melanjutkan jenjang sarjana
beliau kemudian mengambil sebuah kursus. Dari kursus tersebutlah dibukanya
jalan untuk merubah nasib, karena dari kursus tersebut belliau diarahkan untuk
mendaftar sebagai pegawai di sebuah bank. Tahun 1993 beliau menjadi pegawai di
Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pada tahun yang sama beliau bertemu dengan ayah
saya yang bernama Sukarmin, seorang anggota polisi. Tahun 1996 mereka
memutuskan untuk menikah. Dalam pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua
orang anak yaitu Ilham Habib Adjie Nugroho yang lahir di Magelang pada tanggal
23 Januari 1997 dan Kartika Puspita Dewi yang lahir di Magelang pada tanggal 1
Juli 1999.
Kerja
keras dan semangat beliau dalam menggapai kesuksesannya sangat memotivasi anak-
anaknya. Beliau juga mengajarkan kepada anak-anaknya untuk belajar mandiri,
jujur, dan sabar.

Kasih foto tokoh yang Anda tulis. Selain itu, sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga, jangan pertama. Nuwun.
BalasHapus