Selasa, 03 Januari 2017

Ujian Praktik Bahasa Indonesia Cerpen



Fenomena Telolet
Di suatu sore yang teduh, di salah satu sudut Kota Magelang, terdapat sebuah kampung yang berada tidak jauh dari jalan raya. Kampung tersebut bernama Kampung Menowo Sari. Di kampung tersebut terdapat seorang wanita yang sedang mengkhawatirkan anaknya. Wanita tersebut biasa di panggil Bu Janah dan anaknya yang bernama Didin.
Bu Janah pada sore itu mondar-mandir ke luar rumah. Setiap ada tetangganya yang lewat, pasti ditanyai mengenai keberadaan anaknya tersebut. Pada saat itu, Bu Janah melihat anak-anak yang sedang bermain masak-masakan, salah satunya bernama Sri.
“Sri, Didin ke mana? Sudah sejak pagi tadi aku tidak melihat wajahnya?” tanya Bu Janah.
“Mas Didin pergi bersama teman – temannya ke pinggir jalan raya. Katanya sih mau Telolet, Bu,” jawab Sri.
Oalah, Din. Telolet ki panganan opo? Lha, mbok baca sholawat di rumah bisa untuk sangu akhirat,” ucap Bu Janah.
“Telolet itu yang sedang heboh sekarang ini, Bu. Jadi, awalnya Telolet itu berasal dari daerah Pantura sana, anak-anak disana selalu meminta kepada supir-supir bus yang lewat untuk membunyikan klaksonnya yang berbunyi Telolet,” jelas Sri.
“Oalah gitu to. Nah sekarang ibu minta tolong kalian buat panggilin Didin buat pulang ke rumah mau enggak?” minta Bu Janah.
“Mau Bu,” jawab anak-anak tersebut.

Kemudian Sri dan teman-temannya bergegas untuk mencari Didin. Setibanya di pinggir jalan raya, Sri memanggil Didin dan memintanya untuk pulang ke rumah karena ibunya sudah mengkhawatirkannya. Didin yang sedang asik berburu Telolet tidak mau menuruti apa yang dikatakan oleh Sri. Sri dan teman-temannya yang sudah susah payah membujuk Didin untuk pulang pun gagal. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dan menemui Bu Janah.

“Bu Janah, kami sudah meminta Didin untuk pulang tetapi Didin tetap belum mau pulang,” ucap Sri.
“Oalah Didin… Didin…Yasudah nanti biar ibu saja yang menyuruh dia pulang. Makasih ya anak- anak sudah mau membantu ibu,” ucap Bu Janah.
“Sama-sama, Bu,” jawab anak – anak.

Setelah itu, Bu Janah menghampiri Didin ke pinggir jalan dengan wajah yang berapi-api. Didin yang melihat ibunya datang pun mulai ketakutan. Kemudian ibunya memanggil-manggil Didin, dengan ketakutannya Didin pun mulai menghampiri ibunya. Ibunya kemudian meminta Didin untuk kembali ke rumah. Sesampainya di dalam rumah ibunya pun menasehati Didin.

“Din, ibu itu sayang sekali sama kamu sehingga ibu selalu khawatir kalau sore begini kamu belum pulang, apalagi kamu bermain dari pagi. Bukannya ibu melarang kamu bermain tetapi kalau bermain itu sebaiknya tahu waktu. Kamu juga bermain Telolet itu boleh-boleh saja tapi jangan berlebihan. Kalau berlebihan kan juga dapat membahayakan kamu sendiri dan juga membuat orang-orang yang sedang beraktivitas terganggu,” ucap Bu Janah.
“Iya Bu, lain kali saya tidak akan mengulanginya lagi. Saya tadi juga hanya diajak sama temen-temen saja kok,” jawab Didin.
“Yasudah kalau begitu, lain kali jangan diulangi lagi,” ucap Bu Janah.

Kemudian Didin langsung bergegas mandi dan segera menuju ke masjid sebab adzan maghrib akan segera berkumandang. Begitulah anak-anak zaman sekarang yang kadang-kadang tidak mematuhi perintah orang tua tetapi mengikuti nafsunya saja.

    




Sabtu, 03 Desember 2016

Iklan Layanan Masyarakat



IKLAN

Iklan merupakan hal yang sering kita jumpai baik di media cetak maupun media elektronik. Dan setiap produsen selalu menyuguhkan iklan yang menarik untuk menarik perhatian bagi konsumen. Berikut ini merupakan Pengertian Iklan. Iklan adalah pesan yang menawarkan produk barang atau jasa yang ditujukan kepada masyarakat melalui media massa yang berisi informasi untuk membujuk khalayak banyak.

Ø Ciri-ciri iklan dapat dikategorikan sebagai berikut.
1. Informatif
2. Komunikatif
3. Bahasa mudah dimengerti
4. Menarik

Ø  Manfaat Iklan
Seperti yang kita tahu, iklan sangat berperan dalam aktivitas bisnis. Adapun manfaat iklan yaitu :
1.      Produk menjadi lebih terkenal di mata masyarakat
2.      Keuntungan yang diperoleh dalam bisnis dapat melonjak naik karena produk dipromosikan

Ø  Selain itu, ada pun jenis jenis iklan yang dapat kita ketahui melalui media massa antara lain adalah sebagai berikut.

1.      Berdasarkan jenis media yang digunakan, iklan dapat digolongkan sebagai berikut:
1. Iklan Cetak

Iklan cetak adalah jenis iklan yang dipublikasikan menggunakan media cetak seperti Koran, majalah, tabloid, dan lain- lain. berdasarkan ruang yang digunakan dalam media surat kabar, majalah,tabloid, iklan dikenal dalam 3 bentuk yaitu:
a. Iklan Baris
Iklan baris adalah iklan yang hanya dibuat dalam beberapa baris, umumnya terdiri atas 3-4 baris dengan luas tidak lebih dari satu kolom. Biayanya reletif lebih murah, dihitung perbaris. Untuk menghemat biaya dan semua informasi dapat tersampaikan, bahasa yang digunakan dalam iklan ini umumya disingkat , penuh makna, dan sederhana. Hal yang di iklankan dalam iklan baris biasanya iklan lowongan pekerjaan, barang dan jasa dll.
b. Iklan Kolom
Iklan kolom adalah iklan yang dibuat dalam bentuk kolom. Iklan ini lebih tinggi dari pada iklan baris. Terkadang iklan ini juga dilengkapi dengan gambar, simbol, atau lambang yang mendukung isi iklan. Hal yang di iklan kan berupa iklan barang dan jasa, loker dan lain- lain.

2. Iklan Advertorial
Iklan advertorial adalah jenis iklan yang dikemas seperti berita.

3. Iklan Display
Dilihat dari bentuk, iklan display lebih besar dari pada iklan kolom. Dalam iklan ini, ditampilkan gambar dan tulisan yang lebih besar.

4. Iklan elektronik
Iklan elektronik adalah iklan yang dipublikasikan dalam media elektronik. Iklan elektronik dapat digolongkan menjadi:


a. Iklan Radio
Iklan radio adalah iklan yang dipublikasikan melalui radio berupa kombinasi dari bunyi kata- kata (voice) dan efek suara (sound effect) dan iklan ini hanya di dengar.
b. Iklan televisi
Iklan televisi adalah iklan yang dipublikasikan melalui televisi berupa kombinasi dari suara, gambar, dan juga gerak. Iklan ini dapat dilihat dan juga bisa didengar.
c. Iklan internet
Iklan internet adalah iklan yang dipublikasikan melalui internet beragam. Ada yang didengar, dan juga ada pula yang di dengar.

d. Iklan Perusahaan
Iklan perusahaan adalah iklan yang bertujuan untuk membangun citra perusahaan yang berujung pada membangun citra produk atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan tersebut agar dibeli.
e. Iklan Layanan Masyarakat
Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mangajak atau menghimbau untuk tidak atau melakukan sesuatu.

2.       Berdasarkan tujuannya, iklan dapat digolongkan menjadi:

ü  Iklan Komersial Iklan yang bertujuan untuk memasarkan barang dan jasa. Iklan ini dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu iklan taktis dan iklan strategis.
ü  Iklan non komersial adalah iklan yang digunakan untuk menginformasikan, membujuk atau mendidik khalayak di mana tujuan akhirnya bukan mencari keuntungan ekonomi, melainkan keuntungan sosial.
ü  Iklan taktis Iklan takstis adalah iklan yang bertujuan mendesak konsumen untuk segera membeli.
ü  Iklan strategis Iklan strategis adalah iklan yang membangun merk dagang.



Gambar di atas merupakan contoh iklan layanan masyarakat yang berisi untuk mengajak atau membujuk pembaca waspada terhadap pencemaran lingkungan dari limbah.
Berikut saya akan menjabarkan mengenai struktur iklan serta memaknai

No.
Struktur Teks
Teks
1
Orientasi
-
2
Tubuh Iklan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Lingkungan
3
Justifikasi
-